Kegiatan Adek Manurung Tidak Sah

Kepada Yth.
Seluruh pengurus beserta anggota Laskar Merah Putih Markas Besar (Mabes), Markas Daerah (Mada), Markas Cabang (Macab), Markas Anak cabang (MAC), Markas ranting (Maran) se- Indonesia.

Perihal: Pemberitahuan kegiatan Adek Manurung tidak sah


Saya Neneng A Tuty SH, menghimbau agar seluruh anggota Laskar Merah Putih tetap bergadengan tangan dan jangan cepat terpengaruh terhadap kesatuan dan keutuhan Laskar Merah Putih. Tetaplah berkibar dan dapat mengarumkan namanya tidak hanya di dalam negeri saja, tetapi sampai ke mancanegara juga sesuai dengan nilai-nilai luhur yang telah diajarkan oleh para pendiri bangsa ini.

Saya mengingatkan, sesuai visi dari Laskar Merah Putih yakni, kita memperjuangkan dan mempertahankan NKRI dari upaya tersisitematis menuju masyarakat madani, mandiri, terbuka, berkesadaran hukum dan lingkungan, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek), mengedepankan watak dan moral dan beradab, memiliki etos kerja dan semangat serta disiplin yang tinggi dengan bingkai Bhineka Tunggal Ika, sebagai perekat dari Sabang sampai Merauke sebagai bangsa Indonesia yang siap secara mental, dan spritual untuk memberikan dharma bhaktinya bagi bangsa negara sebagai alat " sosial kontrol "dalam pengabdian kepada bangsa dan negara.

Maka dari itu, para anggota Laskar Merah Putih, berdasarkan salah satu misi laskar Merah Putih juga yaitu, mengembangkan kreativitas dan kualitas SDM dikalangan pemuda dan generasi muda sebagai anak bangsa yang berprilaku luhur dan bangga sebagai bangsa Indonesia. Serta, menggalang persatuan dan kesatuan komponen anak bangsa dalam komitmen kebangsaan sebagai WNI yang bertanggung jawab terhadap nasionalisme dan patriotisme demi keuntuhan NKRI yang merupakan harga mati bagi seluruh Laskar Merah Putih.

Pelantikan dan pengukuhan Saya, yang dipilih secara sah menjadi ketua umum Laskar Merah Putih periode 2011-2016 tertanggal 15 April 2011 di wisma Maluku dan dihadiri oleh pengurus dan tim Formatur Laskar Merah Putih se-Indonesia, jelas-jelas berdasarkan Musyawarah Besar (Mubes) yang sesuai dengan PO Pasal 42 " Pembentukan dan Pembekuan Badan Pengurus", yang isinya antara lain, Ketua Umum merupakan pimpinan tertinggi berkedudukan di ibukota Jakarta yang dipilih dalam musyawarah anggota melalui Musyawarah Besar (Mubes) .

Pembekuan kepemimpinannya yang tidak sah

Merebaknya kabar bahwa Kepemimpinan Neneng A Tuty telah dibekukan karena ada dualisme kepemimpinan, jelas-jelas ini tidak benar dan tidak berdasarkan AD/ART Laskar Merah Putih.

Perlu diketahui bagi selurah anggota Laskar Merah Putih,\nsesuai Peraturan Organisasi (PO) Laskar Merah Putih pasal 42 " Pembentukan dan Pembekuan Badan Pengurus", disini pasal 42 no. 9 mencantumkan, Badan Pengurus Markas Besar hanya dapat dibubarkan dan atau dibekukan melalui Musyawarah Besar (Mubes) dan atau Musyawarah Luar Bisa ( Mubeslub) berdasarkan Putusan Pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap.

Nyatanya, hingga saat ini saya, selaku ketum Laskar Merah  Putih yang menggantikan posisi almarhum bang Eddy Hartawan belum pernah menerima surat pembekuan yang diputuskan pengadilan.

Saya sebagai ketua umum yang merupakan Mandataris Musyawarah anggota dan sebagai media kontrol terhadap jalannya organisasi dalam penentuan kebijakan sekaligus bertindak sebagai koordinator sesuai PO pasal 42.

Dengan ini, saya mengecam keras tindakan yang dilakukan Saudara Ketua Harian Adek Manurung yang telah dikukuh sebagai PJS ketua Umum tanpa sepengetahuannya, karena telah dinilai memecah belahkan seluruh anggota Laskar Merah Putih, ini melanggar PO pasal 43 no.2, berbunyi " Pemberhentian anggota badan pengurus Markas besar, Markas Daerah, Markas Cabang dan Markas Anak Cabang, hanya dapat dilakukan jika yang bersangkutan lalai dalam melakukan tindakan-tindakan di dalam maupun diluat organisasi sehingga berakibat merugikan organisasi atau nama baik organisasi.

Demikianlah surat penegasan ini saya sampaikan keseluruh Pengurus dan anggota Laskar Merah Putih se -Indonesia agar dipahami dan dilaksanakan sesuai dengan AD/ART Laskar Merah Puith. Atas perhatian dan kerjasamanya yang baik. Saya ucapkan terimakasih.

Jakarta, 25 januari 2012

Neneng A Tuty SH